iPhone Air—yang sebelum peluncuran sering disebut iPhone 17 Air—menjadi eksperimen desain paling berani dalam keluarga iPhone 2025
iPhone Air—yang sebelum peluncuran sering disebut iPhone 17 Air—menjadi eksperimen desain paling berani dalam keluarga iPhone 2025. Apple merancangnya dengan ketebalan hanya 5,64 mm dan bobot 165 gram. Di balik bodi titanium tersebut, perangkat ini membawa chip A19 Pro, layar OLED 6,5 inci, serta kamera utama 48 MP.
Desain Tipis Menjadi Nilai Jual Utama
Ketebalan ekstrem membuat iPhone Air terasa ringan dan nyaman untuk membaca, membalas pesan, menonton video, atau digunakan dalam waktu lama. Layarnya memakai panel Super Retina XDR beresolusi 2.736 x 1.260 piksel, ProMotion adaptif hingga 120 Hz, dan kecerahan luar ruang sampai 3.000 nit.

Rangka titanium serta Ceramic Shield di bagian depan dan belakang menjaga kesan premium. Namun, desain tipis membatasi ruang untuk baterai, pendinginan, speaker, dan susunan kamera. iPhone Air karena itu lebih tepat dipandang sebagai ponsel gaya hidup daripada pengganti penuh iPhone Pro. Sejumlah pengujian juga menilai desainnya sangat nyaman, tetapi membawa kompromi pada kamera, audio, dan pengendalian suhu.
Chip A19 Pro Tetap Memberikan Tenaga Besar
A19 Pro pada iPhone Air menggunakan CPU enam inti, GPU lima inti, Neural Engine 16 inti, dan ray tracing berbasis perangkat keras. Aplikasi harian, multitasking, pengolahan foto, ekspor video pendek, serta fitur Apple Intelligence dapat dijalankan dengan cepat.
Gim populer juga berjalan lancar, terutama untuk sesi singkat. Keterbatasan mulai terlihat saat beban grafis dipertahankan lebih lama. Bodi tipis dan pendinginan yang lebih sederhana membuat panas lebih cepat terkumpul, sehingga performa dapat diturunkan untuk menjaga suhu perangkat.
Tabel Kemampuan dan Performa
| Kemampuan | Spesifikasi atau Hasil | Penilaian |
|---|---|---|
| Chipset | A19 Pro, CPU 6-core | Sangat cepat untuk aplikasi dan multitasking |
| Grafis | GPU 5-core dengan ray tracing | Kuat, tetapi kurang stabil untuk sesi berat panjang |
| Pemrosesan AI | Neural Engine 16-core | Mendukung Apple Intelligence di perangkat |
| Layar | OLED 6,5 inci, ProMotion 120 Hz | Tajam, cerah, dan responsif |
| Penyuntingan foto | Foto 24 MP dan 48 MP | Cepat untuk kebutuhan konten harian |
| Penyuntingan video | Hingga 4K Dolby Vision 60 fps | Baik untuk produksi video melalui ponsel |
| Gim kasual | Lancar pada pengaturan tinggi | Sangat baik |
| Gim berat | Kencang pada awal sesi | Bisa menurun ketika suhu meningkat |
| Penyimpanan | 256 GB, 512 GB, atau 1 TB | Pilihan luas tanpa varian 128 GB |
| Konektivitas | 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, USB-C | Modern, meski kecepatan USB masih terbatas |
| Baterai | Hingga 27 jam pemutaran video | Cukup untuk penggunaan normal |
| Pengisian daya | 50 persen sekitar 30 menit | Memadai dengan adaptor yang sesuai |
Spesifikasi chipset, layar, penyimpanan, konektivitas, kamera, baterai, dan pengisian daya dalam tabel mengacu pada informasi teknis resmi Apple. Penilaian stabilitas grafis mempertimbangkan hasil pengujian independen terhadap suhu dan performa berkelanjutan.
Kamera Bagus, tetapi Kurang Fleksibel
Kamera Fusion 48 MP dapat menghasilkan foto 24 MP atau 48 MP dan menyediakan pembesaran 2x berkualitas optik melalui pemotongan sensor. Kamera depan 18 MP mendukung Center Stage, sedangkan video dapat direkam hingga 4K Dolby Vision 60 fps.

Kamera utama memadai untuk dokumentasi, media sosial, potret, dan video. Kekurangannya, perangkat ini tidak memiliki kamera ultrawide maupun telefoto khusus. Pengguna kehilangan pilihan bidang pandang sangat lebar, foto makro, dan pembesaran jarak jauh yang lebih fleksibel.
Baterai Cukup untuk Bodi Setipis Ini
Apple mengklaim pemutaran video sampai 27 jam. Dalam pengujian penelusuran web melalui jaringan 5G, Tom’s Guide mencatat daya tahan sekitar 12 jam dua menit. Hasil tersebut tergolong baik untuk ponsel setipis 5,64 mm, tetapi masih tertinggal dari perangkat lebih tebal dengan baterai lebih besar.
Pengguna ringan hingga menengah kemungkinan dapat melewati satu hari. Pemakaian kamera intensif, gim, navigasi, dan koneksi seluler terus-menerus akan menguras daya lebih cepat.
Tabel Review Keseluruhan
| Aspek | Nilai | Catatan |
| Desain dan kenyamanan | 9,5/10 | Sangat tipis, ringan, dan premium |
| Layar | 9,2/10 | Cerah dengan refresh rate adaptif 120 Hz |
| Performa CPU | 9,3/10 | Cepat untuk hampir seluruh pekerjaan harian |
| Performa grafis | 8,4/10 | Kuat, tetapi dapat terpengaruh panas |
| Kamera | 8,1/10 | Kamera utama bagus, pilihan lensa terbatas |
| Baterai | 8,2/10 | Cukup baik untuk desain sangat tipis |
| Nilai pembelian | 8,0/10 | Menarik bagi pengguna yang mengutamakan desain |
| Rating keseluruhan | 8,7/10 | Kencang dan elegan dengan kompromi jelas |
iPhone Air cocok untuk pengguna yang mengutamakan bodi ringan, layar berkualitas, dan performa cepat. Perangkat ini kurang ideal bagi pemain gim berat, pembuat video profesional, atau pengguna yang membutuhkan kamera lengkap dan baterai paling awet. Daya tarik utamanya bukan spesifikasi tanpa kompromi, melainkan pengalaman kelas flagship dalam bentuk yang sangat tipis.

